MKn UMSU~Sintok, Kedah (Malaysia) || Dosen Program Studi Magister Kenotariatan (MKn) Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) turut berpartisipasi aktif dalam The 13th UUM International Legal Conference (UUMILC 2025) yang diselenggarakan oleh Universiti Utara Malaysia (UUM) pada 22–23 Oktober 2025. Konferensi internasional ini mengusung tema “Humanizing the Law: Bridging Ethics and Innovation in Developing a Sustainable Society” dan dilaksanakan secara hybrid (luring dan daring) di kampus UUM, Sintok, Kedah.
Keikutsertaan dosen MKn UMSU dalam forum akademik internasional tersebut merupakan bagian dari strategi penguatan jejaring akademik global sekaligus upaya peningkatan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi pada level internasional, khususnya dalam bidang hukum kenotariatan dan hukum perdata.
Sekretaris Program Studi Magister Kenotariatan UMSU, Assoc. Prof. Dr. Onny Medaline, SH., MKn., menyampaikan bahwa partisipasi ini mencerminkan komitmen institusi dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi serta penguatan kapasitas akademik dosen.




“Forum UUMILC 2025 menjadi ruang akademik yang sangat strategis untuk bertukar gagasan dan memperluas perspektif keilmuan, terutama terkait isu-isu hukum kontemporer yang menempatkan nilai-nilai etika dan inovasi sebagai fondasi pembangunan masyarakat berkelanjutan,” ujar Onny Medaline.
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa kehadiran dosen MKn UMSU tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai kontributor ilmiah dalam diskursus akademik yang mempertemukan para akademisi, peneliti, dan praktisi hukum dari berbagai negara.
“Keterlibatan aktif dosen dalam seminar internasional seperti ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi lanjutan, baik dalam bentuk penelitian bersama, publikasi ilmiah bereputasi internasional, maupun kerja sama akademik lainnya,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, MKn UMSU diwakili oleh sejumlah dosen, yakni Prof. Dr. Ida Hanifah, SH., MH, Assoc. Prof. Dr. Ida Nadirah, SH., MH, Assoc. Prof. Dr. Onny Medaline, SH., MKn, serta Dr. Lilawati Ginting, SH., MKn. Kehadiran para dosen ini menunjukkan konsistensi Prodi MKn UMSU dalam berperan aktif pada forum-forum ilmiah internasional.
Menurut Onny Medaline, hasil diskusi dan pengetahuan yang diperoleh dari konferensi ini akan diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan UMSU.
“Kami berharap nilai-nilai dan gagasan yang diperoleh dari forum internasional ini dapat memperkaya kurikulum, meningkatkan kualitas riset, serta memberi dampak nyata bagi pengembangan keilmuan dan praktik hukum di Indonesia,” pungkasnya.
Melalui partisipasi dalam UUMILC 2025, Prodi Magister Kenotariatan UMSU terus memperkuat posisinya sebagai program studi yang adaptif, berdaya saing global, dan berkontribusi aktif dalam pengembangan ilmu hukum di tingkat regional maupun internasional. (*)

